Kemudahan Impor Tujuan Ekspor ( KITE )

kemudahan impor tujuan ekspor kite

Kemudahan Impor Tujuan Ekspor atau KITE adalah bagian dimana pertama kali saya bertugas sebagai pegawai bea dan cukai di Kanwil VII Surabaya, dulu !!. Sekarang Jawa Timur pecah menjadi dua Kanwil yaitu Surabaya dan Malang.

Pengertian Kemudahan Impor Tujuan Ekspor (KITE)

Kemudahan Impor Tujuan Ekspor atau KITE yaitu sebuah fasilitas pembebasan bea masuk dan PPn impor tidak dipungut atas impor bahan baku untuk diolah, dirakit, dipasang, dan hasil produksinya diekspor. Continue reading

Kawasan Berikat

kawasan berikatKawasan Berikat dapat diartikan sebagai suatu lembaga yang diawasi oleh pihak pabean karena didalamnya ditimbun barang impor yang kewajiban pabeannya belum sepenuhnya diselesaikan. Barang impor sejak dibongkar di kawasan pabean hingga jelas penyelesaian ekspornya, atau dipindahtangankan ke Tempat Lain Dalam Daerah Pabean (TLDPP). Oleh karena barang yang berada di dalam Kawasan Berikat dibawah pengawasan pabean, semua kegiatan pemasukan dan pengeluaran barang dari atau ke Kawasan Berikat harus mendapat persetujuan terlebih dahulu dari pihak pabean. Continue reading

Pengertian Freight Forwarding

Pengertian freight forwardingPengertian freight forwarding ialah kegiatan pengangkutan barang atau komoditas dari pelabuhan atau terminal sampai ke importir. Pelaku kegiatan freight forwarding atau Usaha Jasa Pengurusan Transportasi disebut freight forwarder. Biasanya, freight forwarder tidak memiliki alat transportasi sendiri, namun dapat mengadakan konsolidasi dengan perusahaan jasa angkutan untuk bertanggung jawab terhadap pengangkutan barang. Dalam mengeluarkan maupun memasukkan barang ke kapal, baik eksportir maupun importir sering menggunakan jasa dari EMKL (Ekspedisi Muatan Kapal Laut) atau Freight Forwarder. Kedua badan ini khusus bergerak dalam ekspedisi barang. Continue reading

Regulated Agent Indonesia

regulated agent indonesiaDalam konteks supply chain dan logistik, moda transportasi udara (air freight) menjadi pilihan karena pertimbangan kebutuhan waktu yang lebih cepat, meski harus mengorbankan cost yang relatif lebih mahal dan keterbatasan volume kiriman yang dapat diangkut. Proses penanganan kiriman kargo dan pos menggunakan moda transportasi udara memerlukan penanganan yang berbeda dan lebih ketat prosedur pengamanannya bila dibandingkan dengan moda transportasi yang lain. Untuk memastikan keamanan air freight-forwarding, maka perlu dilakukan pemeriksaan kargo & pos serta supply chain kargo & pos. Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan menunjuk perusahaan pengelola kegiatan Regulated Agent (RA) di Indonesia. Continue reading

Pengertian PPJK (Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan)

Pengertian PPJKSetiap perusahaan bisa melakukan hubungan dagang dengan berbagai pihak untuk mengembangkan usahanya. Salah satu hubungan dagang yang seringkali digunakan dalam dunia perdagangan ialah ekspor impor. Namun, tidak semua perusahaan tahu dan mau melakukan kegiatan ekspor impor secara independen. Hal berkenaan dengan proses customs clearance ekspor atau impor yang sulit, serta banyak persyaratan yang harus dipenuhi. Maka dari itu, banyak perusahaan yang menggunakan jasa pihak yang sudah bidangnya untuk mempermudah proses tersebut. Pihak tersebut dikenal dengan nama PPJK yang memang bergerak di bidang penyelesaian urusan kewajiban kepabeanan secara mudah, cepat, transparan, terbuka, efektif, dan efisien. Continue reading

Pengertian Kargo

Pengertian KargoKebutuhan konsumen akan barang atau komoditas terus meningkat setiap waktu. Tidak hanya kebutuhan barang dari dalam negeri, namun juga dari luar negeri; baik kebutuhan jumlah kecil maupun besar. Kebutuhan tersebut mendorong terjadinya suatu perdagangan antar negara yang membutuhkan sarana angkutan baik melalui udara, darat, atau laut. Maka dari itu, dibutuhkan usaha penanganan kargo. Continue reading

Tempat Penimbunan Sementara

tempat penimbunan sementaraTempat penimbunan sementara adalah bangunan dan/atau lapangan atau tempat lain yang disamakan dengan itu di kawasan pabean untuk menimbun barang, sementara menuggu pemuatan atau pengeluarannya. Tempat penimbunan sementara berada dan disediakan di Kawasan Pabean dan tempat penimbunan sementara dikelola oleh pengusaha tempat penimbunan sementara. Selain sebagai tempat bagi barang untuk dimuat, tempat penimbunan sementara (TPS) juga diperuntukkan bagi barang ekspor atau impor yang belum menyelesaikan kewajiban pabeannya sesuai ketentuan Undang-undang Pabean. Pihak yang bertanggung jawab atas barang impor yang belum dilunasi dan ditimbun di TPS ialah Pengusaha TPS. Pihak tersebut bertanggung jawab atas bea masuk sebelum diajukan pemberitahuan pabean oleh importir. Sesuai dengan peraturan barang timbunan, jangka waktu penimbunan barang paling lama ialah 30 (tiga puluh) hari. Hal itu dimaksudkan agar tidak terjadi kepadatan barang di tempat penimbunan sementara dan waktu 30 (tiga puluh) hari tersebut sudah dianggap cukup bagi yang berkepentingan untuk mengurus segala kewajiban untuk pengeluaran barang dari tempat penimbunan sementara. Jika barang yang ada di tempat penimbunan sementara tidak dikeluarkan lebih dari jangka waktu yang ditetapkan maka barang tersebut dinyatakan sebagai barang yang tidak dikuasai. Continue reading

Dapatkan Gratis
E-BOOK BAGUS TENTANG PERSONAL DEVELOPMENT DAN MOTIVASI