Aku PDTT Bea Cukai Soekarno Hatta

pdtt bea cukai
Nama saya Arif, saat ini saya bertugas di Kantor Pelayanan Utama Bea Cukai Soekarno Hatta ( KPU Soetta ). Pertama kali resmi berdinas di kantor ini dengan status pindah kantor ( mutasi ) adalah pada bulan Juni 2015.

Kepindahan saya di KPU Soetta dalam rangka mengisi jabatan baru di organisasi yang baru juga yaitu sebagai pejabat fungsional peneliti dokumen tingkat terampil (PDTT).

PDTT Bea Cukai ini adalah jabatan fungsional baru yang lahir dilingkungan Direktorat Jenderal Bea Dan Cukai (DJBC). Jabatan fungsional yang sudah ada sebelumnya di KPU Soeta adalah Pejabat Fungsional Pemeriksa Dokumen ( PFPD ).

Apa Itu PDTT Bea Cukai

Seperti telah disebutkan di atas, PDTT adalah sebuah jabatan fungsional yang lahir serta beranjak dewasa dan pertama kali ada di KPU Soetta.

Sampai tulisan ini diposting, sepengetahuan penulis PDTT juga ada di KPPBC Ngurai Rai Bali dan KPBC Pasar Baru Di Jakarta.

Mungkin esok, lusa atau entah kapan akan ada kantor – kantor bea cukai yang membuka jabatan ini.

Kehadiran PDTT di KPU Soetta adalah untuk menggantikan posisi dan tugas yang sebelumnya di pegang oleh Hanggar/Kasubsi/Eselon V yang di organisasi yang baru formasinya ditiadakan.

Pada awal saya menjadi PDTT, syarat yang harus di penuhi adalah dia maksimal berijazah D3 dan pangkat paling tinggi adalah IIIB. Mungkin sekarang peraturan ini sudah berubah.

Namanya juga fungsional, jadi kenaikan pangkat di dasarkan pada point yang dikumpulkan pada kurun waktu tertentu. Setiap periode tertentu tiap-tiap PDTT wajib melaporkan pekerjaannya yang selanjutnya akan dikonversi menjadi kredit point dengan batasan-batasan tertentu.

Itulah perbedaannya dengan jabatan struktural yang secara otamatis naik pangkat setiap 4 tahun sekali. Selamat ya buat rekan – rekan seangkatanku yang sudah naik pangkat (-_-) .

Tugas PDTT

Saya ulangi lagi bahwa tugas PDTT secara umum adalah menggantikan pejabat sebelumnya yang ada. Menjalankan tugas petama kali, saya datang ke KPU Soetta dan masih ditemani oleh pejabat lama dalam rangka transfer pengetahuan.

Apa saja seh tugas seorang PDTT di KPU bea cukai Soekarno Hatta ?

Berjaga Di Terminal

Rolling/penempatan tugas pertama kali di KPU Soetta, saya mendapat giliran berjaga di Terminal Kedatangan Internasional. Dulu terminal kedatangan ada di 2D, 2E dan Terminal 3 lama.

Ada kesan dari senior bahwa berjaga di terminal itu sangatlah tidak mengenakkan karena harus berhadapan dengan kemarahan penumpang pesawat.

Dalam kenyataanya memang kurang lebih seperti itulah keadaannya dan dalam kesempatan ini saya memohon maaf jika Anda adalah salah satu penumpang yang memdapatkan perlakukan yan g kurang menyenangkan.

Seiring perjalanan waktu dan perubahan kebijkan pimpinan yang silih beganti, tugas PDTT di terminal mengalami transformasi.

Pada awalnya tugas PDTT adalah menjadi kasir terminal yaitu menghitung pajak dalam rangka impor barang bawaan penumpang pesawat.

Selain menjadi kasir, sekarang tugas PDTT adalah menjadi koordinator terminal yang juga mengatur atas pelayanan bea cukai secara umum di terminal kedatangan penumpang Internasional.

Menetapkan Pajak Barang Kiriman

Setelah kurang lebih 3 bulan berjaga di terminal kedatangan, saya mendapatkan rollingan ke kargo DHL. Selain di kargo DHL, pelayanan PDTT ada di Gudang FEDEX, TNT, Kantor POS serta gudang ekspor JAS.

Tempat-tempat itu sudah menjadi kenangan karena saat ini pelayanan PDTT ada di kantor induk KPU Soeta baik di gedung A maupun gedung B.

Pelayanan PDTT bea cukai KPU Soetta meliputi pemeriksaan dokumen consignment note ( CN ), PIBK ( baik barang kiriman, barang pindahan maupun barang bawaan penumpang ) serta pelayanan ekspor.

Output dari pemeriksaan dokumen CN mauipun PIBK adalah penetapan pajak dalam rangka impor. Sedangkan pelayanan ekspor terdiri dari pemeriksaan nota pembetulan ( NOTUL ) serta menerbitkan pemeriksaan barang ekspor.

Lingkup Tugas

Saat ini ruang lingkup/lokasi tugas PDTT adalah dikantor induk KPU Soetta dan diterminal kedatangan internasional.

Di kantor induk, PDTT melayani di 2 tempat yaitu di gedung A untuk pelayanan CN dan PIK barang kiriman dan di gedung B untuk pelayanan PIBK barang pindahan dan barang bawaan penumpang.

Terminal kedatangan internasional terdiri dari terminal 2 F dan terminal 3 ultimate.

Metode penugasan PDTT di kantor dan terminal dibagi berdasarkan grup-grup.

Kesimpulan

Kayaknya sudah panjang lebar saya menjelaskan tentang PDTT bea cukai, jadi jangan sampai salah penafsiran dengan istilah PDTT yang lain.

PDDT bea cukai disini bukanlah Kementerian Desa Dan Daerah Tertinggal (PDTT) ataupun pemeriksaan yang dilakukan oleh Badan Pemeriksa Keuangan ( BPK ) yaitu Penelitian Dengan Tujuan Tertentu (PDTT).

Kedepannya Insya Alloh akan dibahas jabatan – jabatan lain khususnya yang ada di lingkungan KPU Soetta dan DJBC pada umumnya.

Jika ada yang kurang atau ada yang harus diluruskan silahkan tuangkan di kolom komentar.

Semoga bermanfaat 🙂

Berlangganan dan Download E-Book Bagus

* indicates required

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *