Pengertian Invoice

pengertian invoice
Pengertian invoice secara umum adalah bukti tagihan yang diberikan oleh penjual kepada pembeli atas transaksi jual beli yang terjadi dan harus dibayarkan dalam jangka waktu tertentu.

Akan tetapi dalam kegiatan perdagangan Internasional, arti invoice tentu lebih luas cakupannya.

Dalam perdagangan internasional, bisnis ekspor impor termasuk kegiatan yang mengandung risiko tinggi, karena masing – masing pihak yaitu eksportir dan importir berjauhan secara geografis, berbeda bahasa, kebiasaan dan hukum dalam transaksi ekspor impor.

Salah satu risiko yang dihadapi oleh eksportir adalah apabila terjadi penyimpangan maupun pembatalan kontrak.

Risiko tersebut dapat dihindari apabila setiap transaksi ekspor yang dilakukan, dituangkan dalam bentuk tertulis atau ke dalam bentuk kontrak dagang (sales contract).

Jenis Kontrak Dagang

Kontrak tersebut ada 3 (tiga) tahap diantaranya :

  • pra kontraktual,
  • kontraktual, dan
  • post kontraktual

Perjanjian jual beli antar negara dapat dilakukan secara lisan maupun tulisan.

Jika dibuat secara tertulis, perjanjian itu disebut kontrak jual beli (sales contract).

Disamping itu juga harus ada, kesepakatan tentang dokumen-dokumen ekspor impor yang diperlukan.

Salah satu dokumen tersebut adalah dokumen Invoice.

Dokumen Invoice atau faktur penjualan ini sangat penting karena merupakan dokumen resmi dari penjualan yang menguraikan barang-barang apa saja yang tercantum dalam Invoice tersebut yang sesuai dengan pembayaran Letter Of Credit ( L/C) yang bersangkutan.

Macam Invoice

Invoice atau faktur dapat dibedakan menjadi 3 bentuk, yaitu:

1. Proforma Invoice

Profoma Invoice ini menyatakan syarat-syarat jual beli dan bersangkutan menyetujui pesanan tersebut maka akan ada kontrak antara pembeli dengan penjual sesuai dengan yang ditetapkan dalam bentuk Proforma Invoice.

Jika importir berdomisili di negara yang memiliki kurs yang berbeda secara internasional, atau bukan dalam mata uang dollar, maka importir perlu meminta invoice dengan jenis proforma kepada eksportir agar pemerintah dapat memberikan izin pembayaran.

Setelah importir menerima invoice, importir perlu mengajukan invoice tersebut kepada bank untuk mendapat izin pembayaran dengan menukar kurensi menjadi dollar.

Biasanya, pro forma invoice diberikan kepada importir dari eksportir sesaat setelah eksportir menerima permintaan barang.

Invoice jenis ini biasanya menyatakan syarat-syarat jual beli dan harga barang sehingga segera setelah pembeli yang bersangkutan telah menyetujui pesanan maka akan ada kontrak yang pasti.

Penggunaan invoice ini juga digunakan jika penyelesaian akan dilakukan dengan:

  • Dengan pembayaran terlebih dahulu sebelum pengapalan.
  • Atas dasar consignment
  • Tergantung pada tender

2. Commercial Invoice

Commercial invoice merupakan dokumen nota atau faktur penjualan barang ekspor impor yang diterbitkan oleh eksportir (penjual atau pengirim barang).

Secara kasar, commercial invoice adalah surat permintaan pembayaran kepada importir (pembeli) sesaat setelah eksportir selesai memproduksi barang pesanan importir.

Commercial Invoice dari eksportir ditujukan kepada importir yang nama dan alamatnya sesuai dengan yang tercantum dalam Letter of Credit (L/C) dan ditandatangani oleh pihak yang berhak menandatangani.

Formulir invoice yang asli diberikan kepada bank sebagai bukti pembayaran untuk diteruskan kepada importir.

Commercial invoice terdiri dari beberapa lembar antara lain bill of lading dan dokumen transportasi lainnya.

Di dalam commercial invoice wajib mencantumkan nomer dan tanggal dokumen invoice, nama importir atau consignee, nama barang, harga per unit (dijual berdasarkan, pcs/ kgm/ cbm/ dozen/ lainnya), harga total seluruh barang, cara penyerahan barang (FOB, CNF, CIF).

Commercial invoice ini sekaligus digunakan sebagai dasar untuk menghitung pajak negara.

Masing-masing industri dan perusahaan memiliki syarat dan ketentuan yang berbeda untuk pernyataan invoice-nya.

Commercial invoice juga digunakan sebagai dasar untuk menghitung pajak atau bea masuk sebuah negara.

3. Consular Invoice

Invoice yang dikeluarkan oleh instansi resmi, yakni kedutaan (konsulat).

Consular invoice terkadang ditandatangani oleh konsul perdagangan negeri pembeli, dibuat oleh eksportir dan ditandatangani oleh konsul negara pembeli, atau dibuat dan ditandatangani negara sahabat dari negara pembeli.

Peraturan-peraturan antar negara memiliki perbedaan antar satu dengan yang lainnya tetang invoice ini, tetapi yang jelas kegunaannya antara lain untuk memeriksa harga jual dibandingkan harga pasar yang sedang berlaku dan untuk memastikan bahwa tidak terjadi dumping.

Selain itu juga diperlukan untuk menghitung bea masuk di tempat importir.

Sebuah invoice dilengkapi dengan penulisan kode masing-masing.

Contoh penulisan kode invoice ialah 009/INV/DHL/I/2011 (002 menunjukkan arti sebagai berikut :

  • nomor invoice yang akan dibuat dan dibuat oleh direktur atau bagian keuangan sebagai nomor identitas invoice;
  • INV ialah singkatan dari invoice;
  • DHL merupakan singkatan dari perusahaan;
  • I adalah bulan pembuatan invoice;
  • 2011 ialah tahun pembuatan invoice)

Demikian pembahasan seputar pengertian invoice dan ragamnya, Semoga bermanfaat 🙂

Berlangganan dan Download E-Book Bagus

* indicates required

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *