Perbatasan Indonesia dengan Negara Lain

perbatasan indonesiaSebelum masuk lebih dalam tentang perdagangan internasional, Ekspor Impor antar negara, ada baiknya kita mengenal terlebih dahulu pintu masuk dan keluar yang akan kita gunakan apakah laut, darat atau udara. Wilayah indonesia mempunyai gerbang pintu masuk dengan negara lain dibeberapa lokasi sebagai contoh Nanga Badau, Jagoibabang dan Entikong di Kalimantan yang berbatasan dengan Malaysia Timur. Atambua dengan Timor Leste serta Merauke dengan Papua Nugini. Perbatasan, terutama perbatasan negara merupakan salah satu aspek penting dalam geopolitik. Perbatasan negara merupakan manifestasi utama kedaulatan kawasan suatu negara. Menurut Moeldoko, perbatasan memiliki peranan penting dalam berbagai aspek, seperti politik, ekonomi, hukum, dan sumber daya manusia.

Perbatasan Indonesia dengan negara lain termasuk kawasan perbatasan yang rawan di garis batasnya. Hal itu dikarenakan Indonesia berbatasan dengan 10 negara baik di darat atau di laut. Di darat, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Papua Nugini, dan Timor Leste. Sedangkan di laut, Indonesia berbatasan dengan Malaysia, Papua Nugini, Timor Leste, Singapura, Australia, Filipina, India, Republik Palau, Vietnam, dan Thailand. Indonesia memiliki kawasan perairan seluas 5.800.000 km2, yang terdiri atas Luas Kawasan teritorial 3.100.000 km2 dan Luas Zona Ekonomi Eksklusif (ZEE) 2.700.000 km2, dan panjang garis pantai mencapai 81.000 km. Dua pertiga dari luas kawasan Indonesia berupa laut.

Letak geografis merupakan salah satu determinan yang menentukan masa depan suatu negara dalam melakukan hubungan internasional. Melihat kondisi geografis perbatasan Indonesia dengan negara lain, hal ini tentu menguntungkan bagi segi ekonomi Indonesia. Secara geografis kegiatan ekspor ke negara tetangga mudah dilakukan dan ini dapat memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi di kawasan perbatasan. Skema kerjasama dibidang ekonomi Indonesia dengan negara tetangga dilakukan dengan pola BIMP-EAGA, IMS-GT, IMT-GT, dan AIDA. Selain itu, Indonesia terletak diantara dua benua, yaitu Benua Asia dan Benua Australia, serta terletak diantara dua samudera, yaitu Samudera Pasifik dan Samudera Hindia.

Posisi ini di satu sisi memberikan peluang yang besar bagi Indonesia dalam pengembangan potensi dan ekonomi Indonesia. Sebagai contoh yaitu perikanan tangkap yang menjadi sektor unggulan kawasan perbatasan laut RI – Timor Leste dan Australia. Potensi tersebut telah berhasil menembus pasaran ekspor, dengan komoditas berupa mutiara, rumput laut, lobster, dan kerapu. Untuk hasil bumi baik sayuran maupun buah – buahan seperti buncis, rambutan, mangga, manggis dan lain – lain sudah rutin memenuhi kebutuhan konsumen di Malaysia dan Singapore. Tidak percaya? Datang saja gudang JAS Ekspor Terminal Kargo Bandara Internasional Soekarno Hatta.

Di masa lampau, pembangunan kawasanperbatasan lebih mengutamakan pendekatan keamanan(security approach) daripada pendekatan kesejahteraan (prosperity approach). Kini telah diatur dalam Undang Undang no. 17 tahun 2007 tentang Rencana Pembangunan Jangka Panjang Nasional (RPJP Nasional 2005-2025) yang menetapkan arah pengembangan kawasan perbatasan negara yaitu “dengan mengubah arah kebijakan pembangunan yang selama ini cenderung berorientasi ‘inward looking’, menjadi‘outward looking’. Hal itu dengan tujuan agar kawasan perbatasan dapat dimanfaatkan sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan dengan negara tetangga,”. Untuk mendorong pertumbuhan kawasan perbatasan, telah dipilih 26 kota di kawasan perbatasan Indonesia dengan negara lain yang diarahkan menjadi Pusat Kegiatan Strategis Nasional (PKSN) sehingga dapat dimanfaatkan sebagai pusat pelayanan atau pintu gerbang aktivitas ekonomi.

Pengembangan PKSN kawasan perbatasan sebagai pintu gerbang aktivitas ekonomi dan perdagangan dengan negara tetangga dapat dilakukan melalui 3 pendekatan, yaitu pendekatan kesejahteraan, pendekatan keamanan, dan pendekatan lingkungan.

Meskipun sebagian besar kawasan perbatasan Indonesia dengan negara lain ini mendatangkan banyak keuntungan dari berbagai aspek, tentu saja ada gesekan antara dua negara tetangga. Permasalahan yang terjadi di kawasan perbatasan Indonesia dengan negara lain sangat kompleks. Mulai dari permasalahan persepsi yang berbeda terhadap perbatasan negara, permasalahan fisik, permasalahan infrastruktur pendukung, permasalahan sosial ekonomi masyarakat di kawasan perbatasan negara, sampai dengan permasalahan kesepakatan negara. Salah satu permasalahan yang terdapat di kawasan perbatasan antara Indonesia dengan negara lain ialah dalam hal batas laut. Pada batas laut, masih ada beberapa segmen batas negara di laut yang belum disepakati, antara lain:

  1. Zona Ekonomi Eksklusif antara RI–India, RI–Vietnam, RI–Filipina, RI–Thailand, RI–Palau, RI–TimorLeste, RI–Australia
  2. Batas Laut Teritorial antara RI–Malaysia di Laut Sulawesi dan RI–Timor Leste, three junction point RI–Singapura–Malaysia
  3. Batas Landas Kontinen RI–Filipina, RI–Palau, RI–Timor Leste, dan RI–Australia
  4. Belum tersedianya tanda batas laut di perbatasan Indonesia dengan Papua Nugini

Sementara pada batas darat, masih terdapat permasalahan delimitasi dan deliniasi garis batas darat antara RI–Malaysia, dan antara RI–Timor Leste; serta belum selesainya penetapan atau penegasan batas darat antara RI–PapuaNugini.

Salah satu contoh konkret dari permasalah di kawasan perbatasan Indonesia dengan negara lain ialah di kawasan perbatasan RI–Malaysia yang masih diwarnai oleh maraknya kegiatan ilegal, seperti perdagangan ilegal lintas batas. Perdagangan ilegal lintas batas ialah pelanggaran pengaturan lintas batas (Border Crossing Agreement – BCA) dan perjanjian perdagangan lintas batas (Border Trade Agreement – BTA), serta pelanggaran aturan perdagangan ekspor-impor. Pengawasan kawasan laut (baik teritorial maupun yurisdiksi) negara Indonesia masih sangat lemah sehingga dimanfaatkan oleh berbagai pihak, baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Sekian, semoga bermanfaat 🙂

Berlangganan dan Download E-Book Bagus

* indicates required

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Gratis
E-BOOK BAGUS TENTANG PERSONAL DEVELOPMENT DAN MOTIVASI