Semua Diawali Dari Manifest

manifest

            Bicara tentang bea cukai pasti tidak akan jauh – jauh dari barang impor dan barang ekspor. Tapi apakah setiap barang yang keluar dan masuk wilayah Indonesia dapat disebut sebagai barang impor dan barang ekspor. Sebuah barang bisa dikatakan barang Impor/Ekspor jika barang tersebut dilaporkan oleh sarana pengangkut dalam dokumen manifest. Apa itu manifest? Simak paparan singkat dibawah ini.

             Pengangkutan barang adalah hal yang sangat vital untuk mendistribusikan barang ke berbagai wilayah; baik melalui jalur darat, laut, maupun udara. Otomatis pengangkutan merupakan salah satu peran utama dalam perdagangan internasional ekspor impor. Maka dari itu diperlukan sistem pengangkutan yang baik yang dapat menunjang kelancaran lalu lintas barang dalam perdagangan; baik nasional maupun internasional. Agar sistem pengangkutan berjalan baik dan teratur maka perlu didukung dengan pengaturan dokumen yang diperlukan. Selain untuk mengatur lalu lintas barang, dokumen-dokumen pengangkutan juga berfungsi sebagai jaminan dan bukti kontrak, sehingga perdagangan yang berlangsung menjadi lebih aman. Salah satu dokumen pengangkutan dalam perdagangan ialah dokumen manifest.

Menurut Convention on Facilitation of International Maritime Traffic 1965 (FAL Convention of 1965), pengertian manifest adalah dokumen yang berisi semua informasi yang berkaitan dengan barang-barang niaga (kargo) yang diangkut sarana pengangkut (kapal) pada saat kedatangan ataupun keberangkatan. Dengan demikian semua barang ekspor dan impor yang dibawa oleh sarana pengangkut akan terdata (recorded) semua dalam Cargo-Manifest. Ada 2 (dua) jenis manifest yang sering digunakan, yaitu cargo manifest dan freight manifest. Dalam hal-hal tertentu sering digabung menjadi cargo & freight manifest.

Dokumen manifest tersebut secara umum dapat dikelompokkan menjadi 3 (tiga):

  1. Inward Manifest, yaitu dokumen manifest yang wajib diserahkan pada saat kedatangan sarana pengangkut di suatu pelabuhan yang berisi daftar muatan kargo alat angkut tersebut pada saat datang di suatu pelabuhan
  2. Cargo Manifest, yaitu dokumen manifest selama sarana pengangkut tersebut dalam perjalanan berangkat dan menuju suatu pelabuhan, yang berisi daftar muatan kargo alat angkut tersebut melakukan perjalanan dan membawa barang-barang tersebut;
  3. Outward Manifest, yaitu dokumen manifest yang wajib diserahkan pada saat keberangkatan sarana pengangkut dari suatu pelabuhan yang berisi daftar muatan kargo alat angkut tersebut pada saat berangkat dari suatu pelabuhan untuk menuju pelabuhan lainnya.

Cargo manifest atau surat keterangan muatan merupakan sebuah surat pernyataan dari nahkoda mengenai seluk beluk muatan yang diangkut di kapalnya. Hal-hal yang harus dicantumkan dalam isi surat cargo manifest antara lain:

  1. Nama kapal
  2. Nomor pelayaran
  3. Nama nahkoda
  4. Pelabuhan muat dan pelabuhan bongkar
  5. Jenis muatan
  6. Jumlah muatan dan berat muatan
  7. dan lain-lain,.

Manifest cargo umumnya termasuk pada penanganan cargo handling. Manifest cargo dibuat dengan mengisi form yang dimiliki gudang di masing-masing port.

Salah satu jasa ekspedisi Indonesia, PT Pos Indonesia, mempunyai istilah manifest tersendiri. PT Pos Indonesia mengenal dua manifest, yaitu manifest serah dan manifest terima. Secara singkat, manifest serah dapat diartikan bahwa barang kiriman sudah diserahkan pada bagian lainnya untuk diproses; atau dapat diartikan bahwa kiriman yang dimaksud sedang pada proses delivery ke kantor pos kota tujuan.

Sedangkan pengertian manifest terima adalah bahwa kiriman sudah diterima pada suatu bagian dari kantor Pos yang bertugas menyalurkan kiriman pos dan untuk dilanjutkan ke proses selanjutnya; seperti antaran, manifest serah atau lainnya.

Manifest sendiri salah satu dokumen yang berguna tidak hanya untuk perusahaan penyedia jasa angkutan, seperti ekspedisi dan freight forwarder, namun juga bagi otoritas wilayah asal dan tujuan kargo. Setiap wilayah, apalagi perdagangan internasional yang memasuki wilayah negara lain, tentu memiliki peraturan sendiri mengenai izin masuk dan keluar barang. Mengingat bahwa pada manifest tercantum informasi detail mengenai barang yang dibawa, maka pihak yang berwenang dapat memeriksa sesuai peraturan masing-masing wilayah. Selain itu, cargo manifest dapat digunakan untuk memeriksan apakah ada barang terlarang yang tidak boleh dibawa keluar masuk wilayah tersebut.

Sementara bagi pihak perusahaan, cargo manifest dapat dimanfaatkan untuk memastikan barang dikirim ke tujuan dengan tepat dan waktu yang sesuai. Selain itu juga dapat digunakan sebagai tujuan akuntansi atau administrasi untuk dokumentasi perusahaan. Cargo manifest dapat memudahkan berbagai pihak untuk melacak kemana dan sampai dimana arus barang yang dikirim.

Sekian, semoga bermanfaat 🙂

Berlangganan dan Download E-Book Bagus

* indicates required

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Dapatkan Gratis
E-BOOK BAGUS TENTANG PERSONAL DEVELOPMENT DAN MOTIVASI